TSd9TUM8TfW8TUW6Tfr0TfdpTA==

Kemas Faried Dorong Kolaborasi DPRD dan BNN Perkuat Pencegahan Narkoba di Kota Jambi


ARCOM NEWS, Kota Jambi – Peredaran narkotika menjadi perhatian serius DPRD Kota Jambi karena dampaknya tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga menyentuh keluarga, lingkungan sosial, generasi muda hingga masa depan pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Ko
ta Jambi Kemas Faried Alfarelly, S.E., saat menerima audiensi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jambi Marinus Marantika Sitepu, S.Sos., M.Si., di ruang kerja Ketua DPRD Kota Jambi, Senin (10/8/2026).

Audiensi tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi DPRD Kota Jambi dan BNN dalam menjalankan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Kemas Faried menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kepala BNN Kota Jambi yang baru sekaligus membuka ruang kerja sama lintas lembaga dalam menghadapi persoalan narkotika.

“Kami tentunya sangat senang, bangga, sekaligus merasa terhormat dikunjungi Kepala BNN Kota Jambi. Sekali lagi kami mengucapkan selamat bertugas dan selamat mengemban amanah yang luar biasa ini. Mudah-mudahan ke depan kita bisa membangun komunikasi dan kolaborasi yang semakin kuat,” ujar Kemas.

Menurut Kemas, DPRD memiliki peran melalui fungsi pengawasan, penganggaran dan legislasi. Karena itu, DPRD siap berkoordinasi dengan BNN apabila diperlukan penguatan kebijakan maupun regulasi daerah untuk mendukung pencegahan dan pemberantasan narkotika.

“Harapan kami, DPRD sebagai perwakilan masyarakat bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan BNN Kota Jambi dalam upaya memberantas peredaran narkoba. Kalau memang diperlukan, kita akan mencoba menginisiasi ataupun memperkuat regulasi daerah yang dapat mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di Kota Jambi,” katanya.

Kemas menegaskan, penanganan narkotika tidak dapat hanya mengandalkan penindakan. Upaya pencegahan, edukasi, pengawasan lingkungan serta keterlibatan keluarga dan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam melindungi generasi muda.

“Ini menjadi tantangan bagi kita semua. Bukan hanya DPRD, bukan hanya BNN, dan bukan hanya pemerintah. Semua pihak harus bergandengan tangan. Kita harus memperkuat pencegahan, edukasi dan pengawasan agar generasi muda Kota Jambi tidak menjadi korban dari peredaran narkotika,” tegasnya.

Ia berharap sinergi lintas lembaga dapat terus diperkuat sehingga upaya pemberantasan narkotika tidak hanya berfokus pada penanganan kasus, tetapi juga membangun lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Jambi Marinus Marantika Sitepu mengatakan audiensi tersebut merupakan kunjungan pertamanya kepada Ketua DPRD Kota Jambi setelah kurang lebih satu bulan menjalankan tugas sebagai Kepala BNN Kota Jambi.

“Kami berterima kasih karena sudah diterima dengan sangat baik oleh Ketua DPRD Kota Jambi. Kami datang untuk bersilaturahmi dan memperkenalkan diri, kemudian menyampaikan program-program ke depan yang tentunya membutuhkan dukungan dari Ketua DPRD Kota Jambi,” ujar Marinus.

Marinus menyampaikan bahwa BNN Kota Jambi telah membangun koordinasi dengan sejumlah instansi dan akan terus memperluas kolaborasi, termasuk dengan DPRD, terutama dalam penguatan kebijakan pencegahan narkotika.

“Kami berharap ke depan dukungan dari DPRD semakin kuat. Ada beberapa program dan kemungkinan regulasi daerah yang akan kita komunikasikan bersama terkait pencegahan narkoba di Kota Jambi,” katanya.

Kemas Faried memastikan DPRD Kota Jambi siap membuka ruang komunikasi dengan BNN untuk membahas langkah konkret sesuai kewenangan masing-masing.

“Insyaallah ke depan komunikasi, kolaborasi dan sinergi ini akan terus kita bangun. Kita ingin hasil akhirnya sederhana, yaitu masyarakat Kota Jambi merasa lebih aman, keluarga terlindungi dan generasi muda kita memiliki masa depan yang lebih baik tanpa ancaman narkoba,” pungkas Kemas.

(RED/UCOK PWI)

Komentar0

Type above and press Enter to search.