ARCOM NEWS, Kota Jambi – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, S.E., menerima audiensi dan aspirasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kota Jambi.
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara DPRD Kota Jambi dan perwakilan masyarakat di tingkat kelurahan untuk menyampaikan berbagai masukan, kebutuhan, serta persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat.
Kemas Faried mengatakan, DPRD Kota Jambi menyambut baik audiensi tersebut. Menurutnya, komunikasi secara langsung dengan LPM penting untuk mengetahui kondisi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan masyarakat.
“Kami menyambut baik audiensi dari LPM se-Kota Jambi. Ini menjadi ruang yang sangat penting bagi kita untuk mendengar secara langsung berbagai aspirasi, masukan maupun persoalan yang dirasakan masyarakat di tingkat kelurahan,” ujar Kemas.
Ia menilai, LPM memiliki peran penting dalam menyampaikan berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari proses pembangunan di tingkat kelurahan.
Menurutnya, kedekatan LPM dengan masyarakat membuat lembaga tersebut memiliki pemahaman terhadap berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masing-masing, mulai dari kebutuhan pembangunan, pelayanan masyarakat, pemberdayaan hingga persoalan sosial.
“LPM memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Apa yang disampaikan hari ini tentu menjadi bahan bagi kami di DPRD untuk melihat berbagai persoalan pembangunan secara lebih dekat, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah,” katanya.
Kemas menegaskan, setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan pembahasan DPRD sesuai dengan kewenangan dan fungsi lembaga legislatif. Namun, ia menyebut tidak seluruh persoalan dapat diselesaikan DPRD secara langsung sehingga diperlukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Jambi dan perangkat daerah terkait.
“Prinsipnya, setiap aspirasi yang disampaikan akan kami tampung dan kami tindak lanjuti sesuai dengan kewenangan serta fungsi DPRD. Kalau memang membutuhkan koordinasi dengan Pemerintah Kota Jambi, tentu akan kita komunikasikan bersama agar persoalan yang ada dapat dicarikan solusi,” tegasnya.
Ia juga mendorong LPM untuk terus membangun komunikasi dengan pemerintah, DPRD, kecamatan, kelurahan dan masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang terbuka akan membantu berbagai persoalan di tingkat lingkungan dapat diketahui dan ditindaklanjuti secara lebih cepat.
“Kami juga berharap LPM terus membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah, DPRD, kecamatan, kelurahan serta masyarakat. Jangan sampai ada persoalan di lingkungan yang tidak tersampaikan. DPRD terbuka untuk menerima masukan dan aspirasi dari masyarakat,” ungkap Kemas.
Kemas menekankan, audiensi tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyampaian aspirasi semata, tetapi dapat dilanjutkan dengan langkah konkret sesuai persoalan dan kewenangan masing-masing pihak.
“Yang paling penting adalah bagaimana komunikasi ini tidak berhenti pada audiensi saja, tetapi ada tindak lanjut dan solusi yang benar-benar bisa dirasakan masyarakat. Kita ingin pembangunan Kota Jambi berjalan dengan partisipasi semua pihak, termasuk LPM sebagai bagian dari masyarakat di tingkat kelurahan,” pungkasnya.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara DPRD Kota Jambi dengan unsur masyarakat di tingkat kelurahan. Melalui ruang dialog tersebut, berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat dapat disampaikan secara langsung untuk menjadi bahan perhatian dalam proses pembangunan daerah. (RED/UCOK PWI)

Komentar0